
Film ini tayang serentak 7 November 2019 di Indonesia dan kabarnya akan tayang di Malaysia tanggal 21 November.
#RIH2019 menceritakan
masalalu Hanif, Anton, Jefri ketika mereka tinggal di panti asuhan. Betapa kejinya perlakuan
pak Bandi kepada anak perempuan disana, oke.. itulah gambaran singkat ketika film
akan berakhir.
Diawal
kita diperlihatkan Hanif dan keluarga dalam perjalanan menuju panti, keharmonisan
nampak dalam gelak tawa Hanif, istri, dan 3 anak mereka.. namun seketika
suasana berubah saat mobil yang mereka kendarai menabrak sesuatu, setelah Hanif
cek keadaan diluar mobil yang dia lihat hanya bangkai rusa tapi pada skena ini
kamera mengarah ke titik dimana apa yang sebenarnya Hanif tabrak,,, disitulah
kengerian mulai terbangun dalam pikiran. Buat gua ini opening yang bagus dan
agak ganggu perspektif.
Skena
berlanjut ketika mereka sampai di panti dan rupanya memang sudah ditunggu
dengan Maman dan Siti (teman panti mereka dulu yang masih setia menemani pak Bandi).
Selang waktu tak lama.. Anton dan Jefri juga datang membawa keluarga mereka. Sampai
sini mereka masih biasa saja tapi gua dari sisi penonton sudah merasakan ada
kejanggalan (kenapa mereka bertiga datang dihari yang sama dengan membawa
keluarga).

Merekapun masuk dengan penuh kehangatan, betapa bahagianya bertemu dengan sosok laki-laki yang selama ini mereka anggap ayah. Setelah wara wari pengenalan panti’ teror dimulai dari si Hanif melihat darah dan rambut di bamper depan hingga Lina yang menyayat perut dan lehernya sendiri.

Disini Hanif dan Jefri bergegas mengecek
apa yang sebenarnya terjadi dan benar saja dugaan Hanif sejak awal (menabrak
seseorang) dan tak hanya itu, mereka juga menemukan bis wisata para anak
panti yang tersungkur ke dalam ladang.. mereka memastikan kedalam bis dan melihat
semua sudah meninggal dalam keadaan mengenaskan,, mereka balik ke panti dengan
membawa seorang anak yang Hanif tabrak dan menceritakan semua yang mereka lihat
di KiloMeter 81. Gak pake pikir panjang si Anton pergi sendirian untuk mengecek
keadaan yang Hanif ceritakan namun naas dia gak selamat karena masuk perangkap
sang Ratu.
Dari
setiap teror yang mereka dapat timbulah rasa curiga pada Hanif dan ternyata Maman
yang mengundang mereka, emosi Hanif tak terbendung hingga ketika bertemu Maman
dia langsung menghajarnya. Dan gua sebagai penonton juga sangat curiga kalo Maman
yang memiliki dendam atau iri lebih tepatnya pada mereka bertiga (Hanif, Anton,
Jefri) karena mereka bertiga diangkat orang kaya yang ngebuat hidup mereka Makmur
sedangkan Maman dan Siti masih saja mengurus panti hingga mereka menikah.

Yang
gokilnya lagi ketika teror semakin besar namun mereka yang bertahan belum
menemukan siapa dalang dari semua ini, oke kita persingkat ke ending. Garis waktu
berubah menceritakan kisah lampau ketika Hanif, Anton, Jefri membantu pak Bandi
mengubur bu Mira yang tewas tragis dikurung dikamar karena alasan gila, padahal
bu Mira melindungi anak panti perempuan agar tidak jadi korban pelecehan pak Bandi.
Nah sampai sini gua bingung kuadrat.. jadi sebenernya yang terjadi tuh apa,
pinternya Jokan bikin alur cerita ya gini….. pasang banyak prasangka dan ngasih
bom waktu di ending. Dan benar saja, semua teror yang terjadi ulah Murni (anak
panti yang hilang ketika masih anak-anak), dia menganut ilmu hitam untuk
membalas dendam atas kematian bu Mira.
Adegan
disini fight dan flashback… untuk detailnya mending kalian nonton sendiri deh 😊

Penilaian
:
Soal
visual efek gua bilang bagus.. intinya naik level dari film-film yang
sebelumnya masih kasar atau gak nyaman dipandang, btw film ini banyak adegan darah
dan sedikit sentilan buat Tripofobia (rasa takut dan jijik kepada lubang yang
tersusun dalam pola janggal dalam jumlah banyak) jadi harap diperhatikan buat
para penderita.
Ide
cerita yang khas, mencirikan banget bahwa ini film Jokan ……….. yang diarahkan
oleh sutradara Kimo Stamboel :D
Plot
twistnya greget, parah… adrenalin pokoknya.
Wajib
ditonton buat kalian yang penggila horor walau belum nonton versi lawasnya,
perlu dinotice ya kalo Ratu Ilmu Hitam 2019 bukan horor receh yang ngandelin belahan
toket atau adegan konyol seperti horor-horor lampau era duaribuan :v
Pemeran :
- Ario Bayu - Hanif
- Hannah Al Rashid – Nadya
- Adhisty Zara - Dina
- Muzakki Ramdhan – Haqi
- Ari Irham – Sandi
- Ade Firman Hakim – Maman
- Sheila Dara Aisha – Siti
- Tanta Ginting – Anton
- Miller Khan – Jefri
- Imelda Therinne - Eva
- Salvita Decorte – Lina
- Giulio Parengkuan – Hasbi
- Shenina Cinnamon – Rani
- Yayu A.W. Unru - Pak Bandi
- Ruth Marini - Ibu Mira
Sutradara
: Kimo Stamboel
Penulis
: Joko Anwar
Durasi
: 99 menit
Horror
MISTERI thriller 17+





Komentar