SABAR INI UJIAN (2020)

 


SABAR |ini| UJIAN.

THE FIRST “TIME-LOOP MOVIE” IN INDONESIA

 

Intermezo:

Eksklusif Disney+ Hotstar menayangkan gebrakan baru pada film Indonesia, ini mengawali citarasa baru perfilman tanah air khususnya genre waktu berulang dan nampaknya MD Pictures sangat matang mempertimbangkan semua hal’ seperti Vino yang sangat gua ingat dia memerankan film disaster pertama di Indonesia (BANGKIT).

Dengan cerita menarik dan sederet selebriti ternama yang membintanginya serta eksekusi yang menurut gua hampir sempurna. Film karya Anggi Umbara satu ini jadi paket lengkap drama komedi yang menyentuh, banyak pesan tersirat diselipkan dihampir semua zona waktu yang terus berulang.

Plot yang simpel (move on dari mantan yang mau nikah) namun kompleks pemecahannya’ mulai dari masalah keluarga sampai mikirin gemana caranya berhenti bangun tidur dihari yang sama. Disini ada satu hal yang ganjil dibenak gua.. kenapa mirip banget Happy Death Day (selalu mengawali hari yang sama dengan dering ponsel yang memekakan telinga) tapi yaudahlah.. mungkin terinspirasi.




Spoiler:

Dimulai dengan sirine gawat darurat dari ambulance yang ternyata nada dering ponsel si Sabar serta emblem welcome yang seakan mengisyaratkan kita untuk masuk kedalam adegan. Menampilkan angel dengan kemiringan 90 derajat kita disajikan Vino kebangun dari tidur yang tetep aja ganteng, dan menerima panggilan dari ibunya. Awal yang menarik dimana obrolan anak dan ibu soal pernikahan yang gak biasa (Sabar bilang: apaan sih bu pagi-pagi ngomongin sperma) ketika ibunya membahas (keburu jompo.. kasihan sperma kamu makin tua makin susah nanti berenangnya). Diteruskan dengan nasihat dari ibunya, jika Sabar nikah pasti ayah senang dan jawaban Sabar pun memberi asumsi kepada kita bahwa mereka broken home.. dan ya’ broken home.



Berganti latar bridle party sambil ngevlog ala-ala dengan back sound yang memberi semangat, Anya Geraldine as Sherly melontarkan pertanyaan ke Estelle Linden as Astrid “apa yang bikin kamu suka sama Dimas” dan “mendingan Dimas apa Sabar”.



Skena pindah ke kantor Sabar, dimana ia sedang nontonin story Sherly saat bridle party mantannya. Dan Billy datang untung memberi dukungan agar Sabar bisa move on, setelah itu beberapa peristiwa aneh terjadi.. gelas pecah, hp tetangganya jatoh, mobil mogok, staff swayalan tergelincir. Lanjut sesampainya di gedung resepsi Sabar jadi bahan olok-olok karena salah kostum hingga disangka pegawai hotel oleh pegawai lainnya. Ketika Sabar sedang sendirian menatapi mempelai, Sherly datang membawakan minuman dan mencoba memastikan jika Sabar sudah move on. Singkat cerita dia pulang, tidur, bangun dan semua terulang’ Sabar pun memastikan dengan menanyakan Fido “sekarang hari apa”. Hari demi hari kepahitan kondisi yang ia hadapi kian membosankan tanpa ada titik terang (ada pada jawaban bunuh diri 18 kali) namun pada akhirnya Sabar enjoy menikmati mimpi buruk pada hidupnya (keliling dunia dan menjadi peran dibeberapa film yang pernah ia perankan).

Loncat ke adegan bertemunya Sabar dengan Luna Maya as Tiffany di toilet, pertemuan yang unik menurut gua.. dimana Sabar dikagetkan dengan kalimat perintah “jangan lupa diflush!” oleh Tiffany dan hampir keceplosan Suzana yang disebut baru Su dan dilanjut Sudahlah. Mereka bertanding adu penderitaan,,, Tiffany: gue gak pernah dianggap manusia di dunia ini’ gue selalu dijadiin badut ajang selfie buat orang-orang itu, ohya gua diselingkuhin dan ditinggal kawin sama mantan tunangan gue yang udah 7 tahun, masalah gue’ body clock gue’ gua udah mid 30s ya, closer to 40s resiko kehamilan bakal tinggi, kalo sampe berapa tahun lagi gue gak kawin gua gak punya anak.. gua kelar hidup gue kelar. ,,, Sabar: menang lu, kalah gua. (epic momen)



Sampai di kosan, Sabar merubah dekorasi meja dengan tambahan foto masa kecil dengan keluarga dan juga foto bersama Billy saat SD + ukiran kamera kayu buatan ayahnya. Sabar pun tidur dan esoknya terbangun dihari yang ia harapkan.. hari yang seharusnya terjadi. Ditengah obrolan dengan Tiffany yang sekarang tunangannya’ Sabar mendapat kabar duka dari adiknya bahwa ayahnya meninggal, suasana haru semakin dalam saat Sabar menangis dan berkata “Sabar udah maafin bapak” didorong dengan back song yang sedih dan akhirnya gua ikutan nangis :’(

Selesai .

 

Skoring:

Mendapat nilai 7,4/10 dari imdb menurut gua lumayan baik walau skor tersebut jauh tertinggal dari film karya Anggi Umbara sebelumnya (3: Alif, Lam, Mim) yang mendapat skor 8,8/10 yang mana angka ini mejadi nilai tertinggi film Indonesia di imdb.

Menurut gua dari 3 aspek utama (pemilihan peran, ide cerita, eksekusi) sudah mumpuni, mengingat ini film pertama time loop di Indonesia dan film Indonesia original Hotstar pertama yang tayang perdana ketika Disney+ masuk Indonesia. Cerita yang ringan dengan sentuhan komedi dari para komika ngebuat gua makin asik mengikuti film hingga ending, emosional seolah dipermainkan.. tawa, iba, tangis dan gusar terus hadir bergantian.

Ada satu quote yang gua ingat “egois itu bukan sifat’ tapi fase”.

Dari gua 95/100

**udah 2 kali nonton dan tetap ngakak (Rigen + Rispo = GAK ADA OBAT)

Komentar